Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Hari Raya idul Adha

Idul Adha
Idul Adha adalah Hari raya besar Umat Islam untuk memperingati Nabi Ibrahim as (juga dikenal sebagai Abraham) untuk mengikuti perintah Allah (Tuhan) untuk mengorbankan putranya. Umat Muslim di seluruh dunia Merayakan hari raya idul Adha ini.

Apa saja kegiatan orang-orang Muslim dalam Perayaan hari raya besar idul Adha?
Di hari raya Idul Adha, Umat Muslim melakukan kegiatan berdoa dan mendengarkan khotbah di masjid. Mengunjungi anggota keluarga dan teman-teman untuk silahturahmi dan Melakukan penyembelihan hewan qurban.

Pada periode bulan Idul Adha, Umat Muslim melakukan perjalanan naik haji ke Mekah dan daerah sekitarnya di Arab Saudi untuk melakukan ziarah. Dan ibadah haji adalah salah satu rukun Islam.

Pengaruh hari raya idul Adha diKehidupan publik

Idul Adha adalah hari libur Nasional terutama di negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam seperti Indonesia, Yordania, Malaysia, Turki, uni Emirat Arab dan negara negara muslim lainya.

Hukum berqurban

Berkurban hukumnya Sunnah Mu’akkadah bagi yang mampu melaksanakannya, berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda,


ثَلَا ثُ هُُنَُّ عَُلَيَُّ ََُرَائِضُُ وَُلَكُمُْ تَُطَ وع : اُلْوِتْرُُ وَُالنَّحْرُ وَُُصَلاَةُُ اُل ضحَى

“Ada tiga perkara yang wajib bagiku dan sunnat bagi kamu; shalat Witir, menyembelih Qurban dan shalat Dhuhâ”. (HR.Ahmad, al-Hakim dan ad-Daraquthni).
Dan hadits,


أُُمِرْتُُ بُِلنَّحْرُِ وَُلَيْسَُ بُِوَاجِ بُ

“Aku (Rasulullah SAW) diperintahkan untuk berkurban dan tidak wajib (bagi kamu)”. (HR. at-Tirmidzi).
Dalam sebuah riwayat dari Imam al-Baihaqi disebutkan,


قَالَُ اُلشَّا عَِِ ىُ رَُحَِِهُُ اُلَّلَُُّ: وَُبلََغَنَا أَُنَُّ أَُبَُ بَُكْ رُ اُل ص دِيقَُ وَُعُمَرَُ رَُضِىَُ اُلَّلَُُّ عَُنْهُمَا كَُانًاَُ لَُُ يُُضَ حيَانُِ كَُرَاهِيَةَُ أَُنُُْ
يقُْتَدَى بُِِِمَا ََُيَظُ نُ مَُنُْ رَُآ اَُِ أَُنهََّا وَُاجِبَة .

Imam Syafi’i –rahimahullâh- berkata, “Telah sampai (suatu riwayat) kepada kami bahwa Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar RA pernah tidak berkurban karena tidak ingin diikuti sehingga orang yang melihatnya menyangka bahwa berkurban itu wajib”.

Syarat berqurban

- Islam.
- Bebas/merdeka (bukan hamba sahaya).
- Baligh.
- Berakal.
- Mampu untuk berkurban.

Siapa orang yang dianggap mampu berqurban?

Orang yang dikategorikan mampu berkurban adalah orang yang mampu memenuhi kebutuhan pokok untuk dirinya sendiri dan orang-orang yang wajib ia nafkahi pada hari Idul Adha dan hari-hari Tasyrîq, kemudian ia memiliki dana yang cukup untuk menyembelih hewan Qurban.

Kapan Waktu penyembelihan hewan qurban

Penyembelihan hewan Qurban boleh dilaksanakan beberapa saat setelah terbitnya matahari pada hari Idul Adha. Waktu beberapa saat tersebut diukur dengan waktu kira-kira selama dua rakaat shalat dan dua khutbah yang singkat. Jika hewan Qurban disembelih sebelum waktu tersebut, maka sembelihan Qurban tidak sah, berdasarkan hadits yang terdapat dalam Shahîh al-Bukhâri dan Muslim,


إِنَُّ أَُوَّلَُ مَُا نُبَْدَأُُ فُُِ يُوَْمِنَا هَُذَا أَُنُْ نُُصَل ىَ، ثَُُُّ نُرَْجِعَُ ََُنَنْحَرَ، مَََُنُْ ََُعَلَُ ذَُلِ ََََُُقَدُْ أَُصَابَُ سُُنَّتَنَا، وَُمَنُْ نََُْرَُ قَُبْلَُُ
الصَّلاَةُِ إََُِ اَََّّ هُُوَُ لَُْْ مُ قَُدَّمَهُُ هََُْلِهِ، لَُيْسَُ مُِنَُ اُلن سْ فَُُُِِ شَُىْ ءُ

“Sesungguhnya yang pertama sekali kami lakukan pada hari ini adalah melaksanakan shalat (Idul Adha), kemudian kami kembali untuk menyembelih hewan Qurban. Siapa yang melaksanakan itu, maka sungguh ia telah melaksanakan Sunnah dan siapa yang menyembelih Qurban sebelum shalat (Idul Adha), maka itu hanyalah menjadi daging yang ia persembahkan untuk keluarganya, tidak termasuk ibadah (Qurban) walau sedikitpun”.


Waktu penyembelihan Qurban tersebut berlanjut hingga hari-hari Tasyrîq (11, 12 dan 13 Dzulhijjah). Berdasarkan hadits Rasulullah SAW,

كُ لُ أَُيَّمُِ اُلتَّشْرِيقُِ ذَُبْ حُ

“Seluruh hari-hari Tasyrîq itu adalah hari-hari penyembelihan hewan Qurban”. (HR.Ahmad dan ad-Dâraquthni).

Batasan Usia hewan qurban

Untuk unta, telah genap lima tahun dan memasuki tahun ke-enam. Untuk lembu dan kambing, telah genap dua tahun dan memasuki tahun ke-tiga. Dan untuk domba, memasuki tahun ke-dua.

Apakah yang belum akikah boleh ber qurban

Orang yang belum akikah boleh melaksanakan ibadah Qurban dengan beberapa alasan.
Pertama, karena hukum akikah dan Qurban sama-sama Sunnat Mu’akkad.
Kedua, karena akikah itu kewajiban orang tua terhadap anaknya, bukan kewajiban seseorang terhadap dirinya sendiri. Berdasarkan sabda Rasulullah SAW:


كُ لُ غُُلاَ مُ رَُهِينَة بُِعَقِيقَتِهُِ تُُذْبَحُُ عَُنْهُُ يُوَْمَُ سَُابِعِهُِ وَُيُُْلَقُُ وَُيُسَمَّى

“Setiap anak tergadai dengan akikahnya, akikahnya itu disembelihkan untuknya pada hari ketujuh (kelahirannya), rambutnya dicukur dan diberi nama”. (HR. Ahmad dan empat kitab as-Sunan).

Sebagian Artikel ini dikutip dari buku Ustad Abdul Somad Lc MA, Semoga bermanfaat bagi kita semua, assalamualaikum

Post a Comment for "Hari Raya idul Adha"

Berlangganan via Email