Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Istinja dan Adab

Pengertian Istinja

Istinja' adalah membersihkan diri dari segala kotoran yang keluar dari qubul dan dubur manusia yaitu air kecil dan air besar dengan menggunakan air atau batu .

  • Di utamakan ketika beristinjak yaitu dengan menggunakan batu dan kemudian menggunakan air sebanyak tiga kali siraman.
  • Dan diperbolehkan orang yang beristinja' meringkas dengan menggunakan air atau beberapa batu atau disunahkan menigakalikan ketika beristinja'.
  • Orang yang beristinja' itu lebih utama menggunakan air dari pada menggunakan batu karena air bisa menghilangkan keadaan najis (warna, bau dan rasa) sehingga menjadi suci.

Baca juga: Kisah cinta salman Al farisi

Syarat beristinja menggunakan batu

  1. Barang atau najis yang keluar belum kering
  2. Belum pindah dari tempatnya
  3. Tidak bersifat baru

Adab Dalam Membuang Hajat

  1. Tidak boleh menghadap kiblat dan membelakang kiblat ketika buang hajad di tanah lapang
  2. Dan di perbolehkan ketika buang hajat di tempat yang sudah di sediakan (wc)
  3. Hukumnya sunah ketika menjauhkan diri dari buang hajat di air yang diam atau tenang
  4. Dan dimakruhkan buang hajat di tempat atau air yang sedikit
  5. Di larang duang hajat di bawah pohon yang berbuah
  6. Di larang buang hajat di jalan yang sering di lewati manusia
  7. Di larang buang hajat di tempat istirahat manusia
  8. Di larang buang hajat menghadap matahari dan di lubang dalam bumi (leng)
  9. Tidak boleh berbicara ketika buang hajat kecuali dzorurot seperti melihat ular dan ular tersebut mendekati.

Imam nawawi (kitab roudzoh)

  • Dimakruhkan ketika buang hajat menghadap matahari dan rembulan
  • Dalam kitab washit tidak di makruhkan
  • Di kitab tahqiq dimakruhkan
Lauhmahfuz


Post a Comment for "Cara Istinja dan Adab"

Berlangganan via Email